Mengapa Lampu Hemat Energi Menggunakan Air Raksa?

Oleh

Prof. Dr.Eng. Mikrajuddin Abdullah


Semua lampu hemat energi yang dijual saat ini menggunakan air raksa. Mengapa air raksa, padahal air raksa berbahaya bagi lingkungan?

Lampu hemat energi menggunakan tiga macam fosfor yang memancarkan cahaya biru, hijau, dan merah. Kombinasi tiga warna ini yang menghasilkan warna putih seperti yang kita lihat. Untuk memendarkan fosfor tersebut perlu dilakukan penyinaran ultraviolet dengan panjang gelombang kurang dari 300 nm. Ultraviolet dengan panjang gelombang sebesar itu paling mudah dihasilkan dari air raksa. Pada tekanan rendah, sebagian besar spektrum yang dipancarkan air raksa berada pada panjang gelombang 254 nm. Panjang gelombang ini cukup untuk menyalakan tiga fosfor di lampu. Setetes kecil air raksa dimasukkan dalam gelas lampu. Oleh blast yang ada di kepala lampu, air raksa diaktifkan sehingga memancarkan ultraviolet dan menumbuk fosfor di dinding dalam lampu.

Untuk menghindari penggunaan air raksa maka perlu dicari material lain yang memiliki spektrum seperti air raksa. Hingga saat ini, material seperti itu belum ditemukan sehingga air raksa masih digunakan.

lampu pake raksa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s