Relativitas Einstein dan Kelangsungan Spesis Manusia

Oleh

Prof.Dr.Eng. Mikrajuddin Abdullah

Baru-baru ini ada berita bahwa Bumi masih bisa ditempati hingga 1,75 miliar hingga 3,25 miliar tahun lagi. Setelah itu semua mahluk hidup akan musnah. Suhu Bumi menjadi sangat tinggi sehingga tidak memungkinkan adanya air dalam wujud cair.

Agar spesis manusia tetap ada maka tidak ada pilihan lain kecuali migrasi ke planet lain yang keadaanya menyerupai Bumi. Karena itu riset untuk mencari planet yang menyerupai Bumi di bintang-bintang lain giat dilakukan para astonom.

Baru-baru ini kandidat planet yang menyerupai Bumi ditemukan di bintang Kepler-62. Bintang ini dikelilingi 6 planet yaitu: Kepler-62b, Kepler-62c, Kepler-62d, Kepler-62e, and Kepler-62f. Yang diduga paling menyerupai kondisi Bumi adalah planet Kepler-62e. Jarak bintang ini ke bumi sekitar 1.200 tahun cahaya. Artinya cahaya perlu waktu 1.200 tahun untuk menempuh perjalanan tersebut.

Yang menjadi pertanyaan adalah, apakah manusia mampu mencapai planet tersebut? Menurut teori relativitas khusus Einstein, tidak mungkin benda bergerak dengan laju melebihi laju cahaya dalam vakum (300.000.000 m/s). Andaikan manusia membuat pesawat maka tidak mungkin pesawat memiliki laju melebihi laju cahaya dalam vakum. Cahaya saja butuh waktu 1.200 tahun untuk mencapai bintang Kepler-62, apalagi pesawat yang lebih lambat dari cahaya. Lebih lanjut, umur manusia maksimal hanya 100 tahun? Bagaimana mungkin melakukan perjalanan lebih dari 1.200 tahun? Apa tidak sia-sia menyelidiki planet yang sangat jauh tersebut?

Eh, nanti dulu. Ternyata teori relativitas khusus memberikan solusi. Ingat kontraksi Lorentz. Pengamat yang bergerak akan mengamati jarak lebih pendek daripada menurut pengamat yang diam. Menurut pengamat yang diam di Bumi, boleh saja jarak Bumi-bintang Kepler-62 sebesar 1.200 tahun cahaya. Namun menurut penumpang di dalam pesawat, jarak tersebut menciut akibat kontraksi Lorent. Jika laju pesawat makin mendekati laju cahaya maka jarak tersebut makin kecil lagi. Dengan demikian, meskipun laju pesawat kurang dari laju cahaya, namun karena makin menciutnya jarak, maka penumpang dapat mencapai bintang Kepler-62 dalam waktu yang lebih pendek.

Sebagai contoh, meskipun jarak bintang Kepler-62 adalah 1.200 tahun cahaya, namun jika laju pesawat adalah 0,99993056c, maka penumpang dalam pesawat hanya butuh waktu 10 tahun untuk mencapai bintang tersebut!

Ternyata relativitas khusus memberikan solusi bagi manusia untuk menyelamatkan kelangsungan keturunannya di planet lain yang sangat jauh sekalipun. Semuanya akan tertumpu pada kemapuan manusia membuat pesawat dengan laju yang hampir menyamai laju cahaya!

relaktivitas eistein

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s